Senin, 19 Juli 2010

RATAPANKU DALAM KEHIDUPAN..

Sunyi sepi dan sendiri mengais asa dari lubang kehidupan
tembok yg kokoh kini hanya lukisan rapuh yg menggambarkan sarang

laba-laba hitam yg berwarnakan kehidupan,bercatkan air mata dan kuas

penderitaan. Hari mulai senyap embun pengharapan kian turun titik-

titik gerimis kian jelas terlihat menatap jauh semu cermin sang jati

diri. Kaku tuk ucapkan rahasia hati menatap jingga dalam pelaminan

nestapa,mengayuhkan sampan pada titik keabadiaan meratap tangis

menyayat berbelok ragu pada kenyataan,kenyataan yg belum pernah

teraih. Kerinduan yg menggumpal bagai penyakit yg menjalar pada

tubuh”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengikut